![]() |
foto oleh Rizkia Yulianti (GNFI) |
KADER BELA NEGARA JATIM - Berbekal senjata api seadanya dan beberapa membawa bambu runcing, lengkap dengan atribut dan semangat juang. Para pembela tanah air ini sudah siap diposisinya masing-masing. Tatapan yang teguh untuk kemenangan, untuk merebut hak dan mengusir pada penjajah. Hati yang gentar namun mereka tak takut mati sebab mereka bersatu. Mereka mulai berdesakan satu sama lain. Terdengar seorang pemimpinnya mulai berorasi untuk membakar semangat pengikutnya, agar tak pantang mundur hingga kemerdekaaan ditangan rakyat.
"Hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu, saudara-saudara dengan mendatangkan presiden & pemimpin-pemimpin lainnya ke Surabaya ini, maka kita tunduk untuk menghentikan pertempuran. Tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri, dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya..."
Penggalan pidato dari Bung Tomo turut membakar semangat pejuang tidak hanya oleh para pemain, tetapi juga dirasakan oleh warga sekitar yang menyaksikan.
Pada Minggu, 5 November 2017, parade ini melibatkan 28 kelompok peserta jalan parade sepanjang 6.5 KM dengan rute start dari Tugu Pahlawan, menuju Viaduk, kemudian di sepanjang Jalan Tunjungan menampilkan teatrikal Pertempuran Sumpah Pregolan, Perang Madiun dan Perang TKR Laut ; kemudian menuju Gedung Siola dimana ibu Risma membacakan puisi, kemudian rombongan parade lanjut berjalan menuju monumen Bambu Runcing yang disertai dengan teatrikal Pidato Gubernur Suryo dan perang di depan Gedung Rahardi, lalu dilanjutkan perjalanan menuju Monumen Perjuangan Polri di Jl. Polisi Istimewa dengan teatrikal merobek bendera Jepang dan mengibarkan bendera Merah Putih serta pembacaan Proklamasi Polri, kemudian menyusuri Sekolah Santa Maria dan rombongan menuju finish di Taman Bungkul di Jl Darmo. Acara parade ini dibubarkan tepat pada pukul 10.45 WIB.
Peringatan seperti ini sudah dilaksanakan sejak tahun 1997, yang diadakan setahun sekali dalam rangka menyambut Hari Pahlawan yang diperingati pada 10 November di Kota Surabaya. Dalam kegiatan peringatan ini kita bisa melihat bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang mencintai negerinya, bangsa yang menghormati sejarahnya dan bangsa yang menghargai pahlawannya.
ditulis untuk liputan khusus peringatan Hari Pahlawan 2017
Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/11/06/peringatan-hari-pahlawan-2017-di-kota-kenangan-surabaya